Adaptasi yang dilakukan masyarakat yogyakarta dalam menghadapi global warming di tahun 2020 adalah salah satunya dengan membangun bangunan yang mana bukan bangunan biasa melainkan membangun bangunan hijau atau yang di sebut green build. Green build merupakan bangunan yang memiliki tanaman di bagian atap atau dindingnya seperti pada gambar di atas. Ini bertujuan untuk mengurangi suasana panas yang diakibatkan oleh pemanasan global. Selain itu dengan adanya beberapa bangunan yang menggunakan tanaman sebagai atap luar dan dinding akan mengurangi dampak dari pemanasan global di yogyakarya pada tahun 2020. Di samping itu dengan adanya bangunan ini kita bisa menghemat energi karena dalam bangunan ini tidak perlu menggunakan AC. Ini dikarenakan bangunan itu sudah memiliki tanaman yang mana pada siang hari akan memberi kesejukan pada bagian dalam bangunan tersebut. Selain menggunakan green build dapat juga kita melaksanakan penghijauan di yogyakarta. Ini bertujuan sama seperti bangunan hijau tersebut yaitu mengurangi dampak panas yang diakibatkan oleh pemanasan global dan mengurangi polusi dari kendaraan dan pabrik – pabrik.
Kamis, 19 Februari 2009
Rabu, 26 November 2008
Ruang - ruang sisa yang ada di kampus UKDW
Di kampus UKDW banyak terdapat ruang - ruang sisa salah satunya pada gambar disamping ini. Kita dapat melihat sebuah ruang yang bisa disebut ruang sisa di sebelah selatan gedung agape tersebut. Ini mungkin di sebabkan oleh area yang akan digunakan untuk membangun sebuah bangunan yang ada di sebelahnya sudah cukup sehingga menimbulkan ruang sisa. Yang pastinya adanya ruang sisa ini tidak ada kesengajaan dalam menciptakan ruang sisa tersebut. Biasanya di tempat berbeda jika ada ruang sisa pasti digunakan untuk menyimpan sampah, bahan - bahan bekas bangunan atau malah dibiarkan saja. Namun di area sisa atau ruang sisa ini saya tidak melihat hal demikian, malah area sisa ini di permak sedemikian rupa agar tidak terlihat seperti terbengkalai.
Dan ruang sisa ini juga memiliki ukuran yaitu panjang 32 meter dan lebar 10 meter seperti yang kita lihat di gambar denah diatas.
Pada gambar di sebelah kanan kita dapat melihat gambar sketsa tinta dari salah satu ruang sisa yang ada di kampus UKDW.Rabu, 12 November 2008
Laporan perjalanan ekskursi ke Semarang mata kuliah Teori Arsitektur
Selain itu juga saya juga dapat mempelajari suatu jalan yang mana jalan tersebut dapat dijadikan tempat untuk merasakan keindahan bangunan. Ini kita dapat lihat pada gambar diatas yang mana pada jalan tersebut kalau kita melintas diantara bangunan sebelah kiri dan kanan jalan tersebut kita dapat melihat keunikan – keunikan raut ruang yang ada di sepanjang jalan tersebut. Yang mana keunikan raut ruang tersebut adalah cara untuk menarik simpati orang ke bangunan tersebut. Walaupun saat ini bangunannya sudah terlihat tua dan seperti tidak terawat tetapi saya tetap terpesona dengan keunikan – keunikan bangunan yang ada di
Jumat, 13 Juni 2008
Jalan - Jalan ke pantai parangkritis
EKSKURSI ESTETIKA BENTUK
Ekskursi ke rumah desain pak eko di rumah saudara butet kartaradjasa.
Langganan:
Postingan (Atom)








